
Teringat saat upload foto pembantaian di Afrika Tengah. Semua teriak HOAX, sotosop, fotosop. Lalu tutup mata, tutup telinga, tutup mulut bahwa pembantaian itu benar terjadi. Malah di dunia nyata, kebengisannya tiada tara.
Teringat waktu update foto berita pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar. Teriakan pertama yang didengar HOAX, sotosop, fotosop. Lalu tutup mata,tutup telinga,tutup mulut bahwa pembantaian itu nyata adanya. Malah di dunia nyata tragedi kemanusiaan benar-benar terjadi.
Lalu waktu update foto kerusakan moral pendukung Jokowi-Jk yang berpesta pora di Monas, menyisakan sampah, dan meninggalkan belasan terluka. Semua teriak HOAX, FITENAH, sotosop, fotosop. Malah di dunia nyata pesta miras, sex itu benar-benar terjadi.
Bukankah di negeri ini pelecehan seksual terjadi di bus umum, kereta KRL, juga angkot sudah lumrah?
Bukankah di setiap konser musik cadas, rock, dangdut jamak terjadi pengunjung mabok dan melakukan seks bebas?
Sejak kapan orang mabok punya malu?
Sejak kapan penghisap narkoba bisa berpikir?
Sekarang yang hoax yang mana? Tentu berita berikut: Relawan Jokowi syukuran di Monas dengan bakti sosial dan membersihkan Monas.
(Nandang Burhanudin)
Relawan Jokowi, Syukuran dengan Bakti Sosial
Posted by PKS KABONENA on Rabu, 22 Oktober 2014. Label:
Headline
Related News
Tidak ada komentar: