Menyambut tahun baru Islam 1436 Hijriah, Komunitas pecinta Al Quran One Day One Juz (ODOJ) akan menggelar Muhasabah Awal Tahun pada 23 November 2014 di Masjid Universitas Indonesia (UI) Depok.
Kegiatan ini, diharapkan mampu mengembalikan semangat ODOJers yang saat ini mengalami penurunan. Semangat yang awalnya menggebu-gebu, perlahan pudar dan menghilang seiring berbagai tantangan dan hambatan yang dialami.
Sejak awal terbentuknya komunitas ODOJ, November 2013 lalu, semangat para membernya begitu menggebu. Hanya dalam waktu beberapa bulan saja, grup terus bertambah dan kini telah mencapai 4.000 grup atau sebanyak 120.000 anggota.
Sayang, komitmen dan ukhuwah yang awalnya terbangun, perlahan mulai surut. Gonta ganti anggota dalam satu grup, dengan berbagai alasan merupakan salah satu pertanda, semangat yang mulai kendor.
Tapi semua itu bukanlah masalah berarti di ODOJ. Seperti kata ketua Umum ODOJ, Ricky Adrinaldi, fase euphoria sudah lewat. ODOJ sedang memasuki fase terberat sekaligus fase ujian Sunnatullah. Karena ODOJ adalah kebutuhan, bukan ikut ikutan.
Ketua Panitia Pelaksana, Nurhakim, mengatakan, Muhasabah Awal Tahun (MAT) ini digagas untuk memuhasabah secara maknawi bagi seluruh pihak yang terkait, baik untuk kepengurusan, member dan masyarakat umum. "Karena setelah Ramadhan dirasakan penurunan yang sangat signifikan yang terjadi di dalam ODOJ,” katanya.
Oleh Karenanya, lanjut Hakim, MAT yang berkolaborasi dengan Milad pertama ODOJ ini diharapkan dapat membangun kembali semangat ber ODOJ dan menyadarkan semua pihak agar dapat selalu istiqamah.
Dikatakannya, acara diawali tilawah oleh Ustadz Ikhwan Mubarok, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum ODOJ dan Ketua Panitia Pelaksana.
Setelah sambutan dan pemutaran kaleidoskop ODOJ, dilanjutkan Muhasabah diri bersama ustadz Nasaruddin Umar dengan tema “Meraih hari esok dengan kemuliaan Al Qur'an bersama komunitas One Day One Juz”.
Jangan sampai ketinggalan moment ini. Karena moment ini sangat penting untuk sikap dan tindakan kita ke depan.[islamedia/odoj]
Kegiatan ini, diharapkan mampu mengembalikan semangat ODOJers yang saat ini mengalami penurunan. Semangat yang awalnya menggebu-gebu, perlahan pudar dan menghilang seiring berbagai tantangan dan hambatan yang dialami.
Sejak awal terbentuknya komunitas ODOJ, November 2013 lalu, semangat para membernya begitu menggebu. Hanya dalam waktu beberapa bulan saja, grup terus bertambah dan kini telah mencapai 4.000 grup atau sebanyak 120.000 anggota.
Sayang, komitmen dan ukhuwah yang awalnya terbangun, perlahan mulai surut. Gonta ganti anggota dalam satu grup, dengan berbagai alasan merupakan salah satu pertanda, semangat yang mulai kendor.
Tapi semua itu bukanlah masalah berarti di ODOJ. Seperti kata ketua Umum ODOJ, Ricky Adrinaldi, fase euphoria sudah lewat. ODOJ sedang memasuki fase terberat sekaligus fase ujian Sunnatullah. Karena ODOJ adalah kebutuhan, bukan ikut ikutan.
Ketua Panitia Pelaksana, Nurhakim, mengatakan, Muhasabah Awal Tahun (MAT) ini digagas untuk memuhasabah secara maknawi bagi seluruh pihak yang terkait, baik untuk kepengurusan, member dan masyarakat umum. "Karena setelah Ramadhan dirasakan penurunan yang sangat signifikan yang terjadi di dalam ODOJ,” katanya.
Oleh Karenanya, lanjut Hakim, MAT yang berkolaborasi dengan Milad pertama ODOJ ini diharapkan dapat membangun kembali semangat ber ODOJ dan menyadarkan semua pihak agar dapat selalu istiqamah.
Dikatakannya, acara diawali tilawah oleh Ustadz Ikhwan Mubarok, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum ODOJ dan Ketua Panitia Pelaksana.
Setelah sambutan dan pemutaran kaleidoskop ODOJ, dilanjutkan Muhasabah diri bersama ustadz Nasaruddin Umar dengan tema “Meraih hari esok dengan kemuliaan Al Qur'an bersama komunitas One Day One Juz”.
Jangan sampai ketinggalan moment ini. Karena moment ini sangat penting untuk sikap dan tindakan kita ke depan.[islamedia/odoj]

Tidak ada komentar: