Sesaat setelah peristiwa kebakaran di asrama Polda. (Foto - Tahmil Burhanudin Hasan)
Palu, Asrama Polda Sulteng kembali jadi amukan si jago merah. Kali ini, sekitar pukul 13.00 dua hunian asrama milik anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah hangus terbakar.
Dalam peristiwa yang menghanguskan masing-masing asrama hunian Pamen Biro OPS Polda Sulteng Kompol Safrudin dan Pamen Biro Sarpas Polda Sulteng AKBP Budi tersebut.
Menurut Kompol Safrudin yang juga mantan Wakil Kepala (Waka) Polres Sigi, selain perabotan rumah tangga ijazah miliknya pun habis terbakar.
“Tadi kan lagi rapat OMB di kantor, pas dapat informasi langsung ke sini, mobil sempat diselamatkan, karena sudah panik juga ijazah dari SD semuanya tidak sempat diselamatkan, begitu juga ijazah Pak Budi, tidak ada yang diselamatklan,” katanya ditemui di lokasi kiejadian, Senin (20/10/2014).
Dari keterangan yang Metrosulawesi rangkum di TKP, api cepat membesar karena kencangnya angin saat peristiwa. Namun, api segera dipadamkan setelah mobil damker tiba di lokasi diperbantukan mobil water canon (meriam air) milik Polda Sulteng.
“Untung water canon lagi stand by di depan tadi, kalau tidak habis semua ini yang di samping,” jelas Safrudin.
Dirinya mengatakan, api tidak membakar habis bagian dapur asrama yang terletak di arah utara, “Karena angin besar dari sana, makanya tidak terbakar di belakang,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran yang menghabiskan dua hunian anggota Polda Sulteng tersebut belum diketahui.(Tahmil Burhanudin Hasan/MS)
Tidak ada komentar: