PKS: Pemerintah tak Mengerti Hukum Tata Negara
Posted by PKS KABONENA on Rabu, 26 November 2014
Mahfudz Sidiq
JAKARTA -- Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Sidiq mengatakan larangan menteri kabinet kerja menggelar rapat dengan DPR, menunjukan jika pemerintah tidak mengerti hukum tata negara dan MD3.
"Selain itu keluarnya surat edaran yang melarang menteri menggelar rapat, justru bisa menjadi blunder bagi Presiden Joko Widodo. Kalau para mentri dilarang datang rapat ke DPR, saya khawatir DPR akan balas dendam," katanya di Kompleks Parlemen, Selasa (25/11).
Dendam yang dimaksud oleh ketua komisi I DPR RI ini adalah, para wakil rakyat tidak akan mengundang para mentri ke depannya. Dalam pembahasan RAPBN-P dan sebagainya.
"Selain itu keluarnya surat edaran yang melarang menteri menggelar rapat, justru bisa menjadi blunder bagi Presiden Joko Widodo. Kalau para mentri dilarang datang rapat ke DPR, saya khawatir DPR akan balas dendam," katanya di Kompleks Parlemen, Selasa (25/11).
Dendam yang dimaksud oleh ketua komisi I DPR RI ini adalah, para wakil rakyat tidak akan mengundang para mentri ke depannya. Dalam pembahasan RAPBN-P dan sebagainya.
"Kalau terjadi, nanti RAPBN-P 2015 tidak akan dibahas DPR," katanya.
Mahfudz mengatakan Seskab harus bisa membedakan tugas kelembagaan antara pemerintah dan DPR dengan urusan politik. Kalau ini dicampur, malah memperpanjang masalah. Menurutnya hal tersebut melanggar konstitusi, dan UU MD3. Apabila tidak mengindahkan, maka akan dipanggil paksa.
"Yang rugi pemerintah, bukan DPR," ucapnya.
Seperti diketahui sebelumnya beredar surat dari Seskab, Andi Widjajanto. Surat itu berisi himbauan presiden kepada para mentri untuk menunda rapat dengan DPR.
Mahfudz mengatakan Seskab harus bisa membedakan tugas kelembagaan antara pemerintah dan DPR dengan urusan politik. Kalau ini dicampur, malah memperpanjang masalah. Menurutnya hal tersebut melanggar konstitusi, dan UU MD3. Apabila tidak mengindahkan, maka akan dipanggil paksa.
"Yang rugi pemerintah, bukan DPR," ucapnya.
Seperti diketahui sebelumnya beredar surat dari Seskab, Andi Widjajanto. Surat itu berisi himbauan presiden kepada para mentri untuk menunda rapat dengan DPR.
Sumber; Republika.co.id
Sistem Perlindungan Anak Harus Dibangun Lintas Sektor | by @lediahanifa
Posted by PKS KABONENA on
Pagi ini Kom VIII DPR RI lakukan RDP dg KPAI. Permasalahan anak di Indonesia sdh saatnya dicermati lebih serius. Tmasuk penganggarannya
Problematika ttg anak tdk bisa diselesaikan oleh satu lembaga. Harus lintas sektor. Termasuk juga dg peningkatan partisipasi masyarakat
'Nilai Anak' di masyarakat kita masih sering di maknai sebagai investasi materi. Bukan investasi pengembangan SDM apalg investasi akhirat
Problematika terbesar anak di Indonesia adl Kejahatan seksual. Korban terbesarnya anak laki2. Sebuah pergeseran nilai yg mengerikan.
Seringkali perilaku yg sebabkan Kejahatan tsb diawali dg pornografi & napza. Sayangnya gugus tugas pornografi pemerintah bak macan ompong
Jgn lupa minuman beralkohol juga termasuk faktor yg mempengaruhi terjadinya kejahatan thd anak. Utk melindungi harus sistematis.
Batasi penjualan minuman beralkohol. Tutup situs2 pornografi, penjualan materi pornografi serta sisipan materi pornografi dlm bhn bacaan
Kom 8 DPRRI sdh pernah ingatkan Menteri Agama sbg ketua gugus tugas pencegahan pornografi ttg kinerjanya. Jk tak gerak korban mkn banyak
Ketidak seriusan kita dalam membangun sistem perlindungan anak akan menyebabkan penanganan kasus yg tambal sulam.
Pengusaha Media seringkali juga lebih memikirkan keuntungan yang diperoleh dari tayangan mereka. Tak terbayangkan dg yg stripping
Tayangan stripping yg pemainnya anak2, tontonan anak dan org dewasa. Tetapi muatannya tdk perhatikan konten utk anak.
Aturan ttg tayangan seolah diabaikan. Tguran KPI bak angin lalu. Upaya perlindungan anak msh ada yg anggap blebihan. Pdhl dampaknya jls
Jika orientasinya hanya penanganan kasus, maka persoalannya tak tuntas. Yg penting bagi kita adl pelalaian tgs ortu dlm pengasuhan
Hrs ada gerakan massif yg memastikan bhw para ortu paham tugas dan tanggung jawabnya dlm pengasuhan. Ketahanan Keluarga hrs dikokohkan
Mari memulai dari keluarga kita, tetangga & masyarakat luas. Semoga Allah melindungi Keluarga2 di Indonesia yg peduli thd anak Indonesia
Tweet @lediahanifa
Senin (24/11/2014)
Kwik Kian Gie: Naikan BBM, Pemerintah Untung Besar
Posted by PKS KABONENA on
Kwik Kian Gie
JAKARTA -- Mantan Menteri Koordinator Ekonomi Kwik Kian Gie menilai pemerintah sengaja mengkambinghitamkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai penyebab twin defisit neraca Indonesia. Pasalnya, dibalik penaikkan BBM pemerintah ikut mengambil keuntungan.
"Pemerintah dikatakan merugi ketika harus nombok. Kenyataannya dengan menjual Rp 8.500 per liter, pemerintah masih untung besar," ujar Kwik kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/11).
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan secara logis dan ekonomis perhitungan harga minyak mentah dunia hingga sampai ketangan konsumen di Indonesia. Menurutnya, harga minyak mentah dunia lebih bisa dijadikan patokan daripada MOPS atau harga produk jadi BBM di Singapura.
"Harga minyak mentah dunia setiap menit itu berubah, tapi di Asia masih ada yang menggunakan MOPS di Singapura," ujar Kwik.
Berdasarkan hasil rata-rata harga minyak mentah dunia USD80 bbl. Jika di kurs kan ke rupiah, 1 barel setara dengan 159 liter maka per liternya di harga Rp6.086 dengan kurs Rp12.100.
Biaya untuk mengangkat minyak dari perut bumi (lifting) ditambah biaya pengilangan (refinering) ditambah lagi dengan biaya transportasi rata-rata ke semua pompa bensin adalah USD24,1 per barel (laman ESDM) atau jika dalam rupiah 24,1:159 x 12.100= Rp1.834 per liter. "Jadi Pemerintah kalau impor dari minyak mentah dunia untung Rp580," ujarnya.
Namun jika berpijak pada harga MOPS di Singapura, harga rata-rata FOB Singapura USD88,80 bbl, Ongkos Angkut USD1,00 bbl, Harga CNF Jakarta USD89,80 bbl atau setara Rp6.833,84 per liter.
Selain itu ada biaya distribusi sebesar Rp 600 per liter sehingga biaya hingga ke SPBU Rp7.433,84 per liter. Pemerintah juga mengenakan Pajak PPN, PBBKB (15%) sebesar Rp 1.115,08 per liter sedangkan pemerintah menjual BBM di SPBU Rp8.548,91 per liter.
Dari perhitungan tersebut, harga BBM jenis Premium tidak disubsidi lagi, bahkan pemerintah mendapatkan keuntungan sebesar Rp1.115,08 dari pajak PPN dan PBBKB yang dibayar oleh rakyat.
Sumber: Republika.co.id
Apa #HakInterpelasi itu? | by @Fahrihamzah
Posted by PKS KABONENA on
Saya ulang logikanya: rakyat adalah pemilik semua hak. Demikian teori dalam demokrasi. #HakInterpelasi
Pada saat pemilu. Dalam sistem presidensial, Hak itu dibagi dua: sebagian dikasi ke eksekutif dan sebagian ke legislatif?
Hak dan kuasa eksekutif diberikan melalui pemilihan presiden secara langsung. #HakInterpelasi
Kuasa legislatif diberikan melalui pemilihan anggota DPR dan DPD. #HakInterpelasi
Kepada yg dapat kuasa eksekutif yaitu presiden diberikan uang dan kuasa eksekusi. Besar sekali. #HakInterpelasi
Hari ini presiden @jokowi_do2 mengelola Rp. 2039 Trilyun. Dan kendali kuasa eksekutif. #HakInterpelasi
Atas dasar itu sistemnya disebut #presidensialisme karena presiden sumber kuasa eksekutif. #HakInterpelasi
Lalu apa yang diberikan rakyat pada pemegang kuasa legislatif? Terutama DPR sebagai yg terkuat? #HakInterpelasi
Kepada mereka diberikan kuasa pengawasan atas uang dan kuasa eksekutif yang diberikan kepada presiden. #HakInterpelasi
"Wahai anggota DPR, aku pilih kau untuk mengawasi uang dan kuasa eksekutif yg aku berikan ke presiden".#HakInterpelasi
Jadi, hak mengawasi presiden itulah mandat utama rakyat kepada DPR...#HakInterpelasi
Lalu, konstitusi mengatur bahwa Anggota DPR dan lembaga legislatif diberikan hak2 dalam pengawasan. #HakInterpelasi
Kepada pribadi diberikan hak bertanya, dimana semua hal boleh dipertanyakan demi pengawasan. #HakInterpelasi
Lalu kepada lembaga DPR diberikan #HakInterpelasi, #HakAngket dan #HakMenyatakanPendapat.
Jika #HakBertanya adalah hak semua anggota setiap saat maka #HakInterpelasi hanya bisa lewat paripurna.
Dan UUD juga mengatur bahwa dalam menggunakan hak2 ini anggota DPR tidak boleh dituntut di depan hukum. #HakInterpelasi
Jadi sadarlah kita bahwa memang rakyat telah memberikan hak pengawasan ini kepada legislatif secara sebenarnya.#HakInterpelasi
Sadarkah kita? Sebagai yang memberi mereka hak2 itu untuk kepentingan kita sendiri?#HakInterpelasi
Marilah kita sadari....mari kita dukung wakil kita dalam menggunakan hak-hak konstitusionalnya. #HakInterpelasi
Kekuasaan presiden terlalu kuat untuk tidak diawasi...#HakInterpelasi
Itulah yang disalahgunakan oleh orde baru..ketika DPR hanya stempel..#HakInterpelasi
Ayo kawal pemerintahan baru...#HakInterpelasi
Tweet @Fahrihamzah
Senin (24/11/2014)
Sumber : kabarpks.com
Menanti Revolusi #SekolahKita | by @Fahrihamzah
Posted by PKS KABONENA on
Banyak tantangan tapi jangan lupa bahwa sektor yang ditentukan anggarannya oleh konstitusi hanya pendidikan.#SekolahKita
Dan 20% dari APBN sekarang bukan kecil. 20%x2039T=407T. Itu melebihi APBN 2004 saat pak SBY mulai jadi presiden. #SekolahKita
Pertanyaannya apakah uang sebesar itu sanggup bikin revolusi mental di #SekolahKita
Bisakah Indonesia menjadi tujuan pendidikan seperti singapore. #SekolahKita
Sementara itu, wisata pendidikan (edutourism) seperti yg dijalankan malaysia dan singapore sangat menjanjikan. #SekolahKita
Karena kalau wisata dalam difinisi lama lebih banyak dianggap datangkan efek buruk bagi masyarakat terdampak. #SekolahKita
Sementara pendidikan pasti efeknya baik bagi masyarakat kita. #SekolahKita
Mereka juga datang untuk waktu yang lama dengan spending yang juga besar dibanding turis biasa. #SekolahKita
Pengalaman pak jokowi ke Singapore harus memberi kita pengalaman berharga. #SekolahKita
Bahwa sektor pendidikan kita perlu bekerja cepat sebelum pasar kelas menengah kita habis diangkut orang. #SekolahKita
Kita perlu apresiasi langkah pemerintah memecah 2 sektor pendikikan kita. Dasmen dan dikti #SekolahKita
Sebab pendidikan dasar dan menengah memiliki orientasi yang sedikit berbeda dengan tinggi. #SekolahKita
Di dasar dan menengah kita meletakkan dasar bagi lahirnya manusia Indonesia yang memiliki karakter baik.#SekolahKita
Di sini kita merekonstruksi lahirnya manusia Indonesia dengan segala keunikannya. #SekolahKita
Pak menteri harus menjawab pertanyaan tentang kenapa sadisme mewabah di sekolah dasar dan menengah? #SekolahKita
Pak menteri harus menjawab kegelisahan banyak ibu2 tentang betapa tidak amannya #SekolahKita
dengan narkoba dan kekerasan.
Ini harus tergambar dalam penanganan yang menyeluruh dan komprehensif. Semua lubang harus ditutup.#SekolahKita
Jika masalahnya hanya uang mungkin kita bisa selesaikan semuanya...#SekolahKita
Tetapi uang tidak pernah bisa menyelesaikan semua masalah. #SekolahKita
Karena selain masalah teknis pendidikan, kurikulum dan proses belaja mengajar (KBM) ada banyak soal lain.#SekolahKita
Semoga pak menteri @aniesbaswedan dimudahkan oleh Allah SWT dalam membenahi dikdasmen kita. #SekolahKita
Tweet @Fahrihamzah
Sabtu (22/11/2014)
Anis Matta: Peringati Hari Guru, Bukti Cinta Ilmu dan Pengetahuan
Posted by PKS KABONENA on
Jakarta (25/11) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan, peringatan Hari Guru yang biasa diperingati setiap tanggal 25 November adalah sebuah penguatan bahwa bangsa Indonesia mencintai ilmu.
"Peringatan #HariGuru adalah peneguhan bahwa bangsa ini mencintai ilmu dan pengetahuan," tulisnya dalam akun Twitter @anismatta, Selasa (25/11).
Dia menjelaskan, guru semestinya jangan sekedar dimaknai sebagai tenaga pengajar semata. Dia mengibaratkan, guru laksana sekrup dari sebuah proses birokrasi pendidikan.
"Guru adalah sungai tempat kecintaan terhadap ilmu, pengetahuan dan kemanusiaan mengalir," tambah pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu.
Anis juga mengungkapkan, guru adalah monumen cinta akan masa depan bangsa Indonesia. "Guru adalah monumen cinta akan masa depan anak-cucu kita yang lebih baik," ujarnnya.
Menurutnya, siapa saja bisa menjadi guru bagi diri kita. Asalkan, ujar Anis, jika kita mau membuka mata dan hati, mendengar dengan nurani.
"Saya ingat guru-guru saya di pesantren di Makassar yang selalu membesarkan hati murid-muridnya. Mereka meyakinkan kami bahwa masa depan gemilang adalah buah kerja keras hari ini," ungkap mantan Wakil Ketua DPR RI itu.
Lebih lanjut Anis menambahkan, guru adalah jembatan masa depan sebuah bangsa, bahkan kata Anis, guru merupakan sebuah peradaban.
"Memuliakan Guru adalah memuliakan kehidupan. Selamat #HariGuru," pungkas Anis.



