Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
REPUBLIKA.CO.ID, Rajab, mengutip Ensiklopedi Islam, menurut bahasa artinya Keagungan. Oleh sebab itu, Rajab perlu diagungkan mengingat adanya beberapa keutamaan di dalamnya.
Rajab adalah salah satu bulan dalam kalender Hijriyah dan ia termasuk salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah sebagaimana tersebut dalam Alquran surah at-Taubah ayat ke- 36.
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan yang dimuliakan.
Oleh : M Fuad Nasar
Diriwayatkan dari Jabir RA, ''Sekali peristiwa kami bersama Rasulullah pada pagi hari di Madinah, tiba-tiba datang serombongan orang berpakaian compang-camping. Tampak saat itu kesedihan di wajah Rasulullah lantaran melihat kesengsaraan mereka.
Rasulullah kemudian masuk ke dalam rumah dan keluar kembali, lalu menyuruh Bilal mengumandangkan azan dan ikamah, kemudian beliau memimpin shalat.''
''Selesai shalat, Rasulullah berpidato, 'Hai sekalian manusia, hendaklah setiap orang menyedekahkan sebagian dari dinarnya, sebagian dari dirhamnya, sebagian dari pakaiannya, segantang dari gandumnya, dari segantang kurmanya, biarpun dengan sekeping kurma.'''
Berkata Jabir selanjutnya, ''Maka, datanglah seorang laki-laki dari golongan ansar membawa sebuah pundi yang hampir-hampir tangannya tidak kuat membawanya. Kemudian orang banyak membawa pakaian dan makanan, sehingga aku melihat dua tumpukan terdiri atas makanan dan pakaian, aku melihat uang yang banyak sekali, dan kulihat wajah Rasulullah berseri-seri bagaikan sesuatu bersepuh emas layaknya.''
Sambil menyerahkan bantuan yang terkumpul saat itu, Rasulullah bersabda, ''Barang siapa membuat suatu aturan yang baik, maka baginya pahala ditambah dengan pahala orang-orang yang menjalankan aturan itu di belakangnya, dengan tidak dikurangi sedikit pun dari pahala mereka.'' (HR Muslim).
Dari cuplikan peristiwa di atas, terdapat ajaran yang sangat penting seputar tanggung jawab kepemimpinan yang dicontohkan oleh Rasulullah, yakni menggerakkan orang-orang yang berkecukupan supaya menginfakkan hartanya dalam keadaan yang mengharuskan mereka berbuat demikian. Dalam kondisi seperti itu, kaum Muslimin tidak lagi berhitung soal zakat, tetapi yang diterapkan adalah infak atas dasar keikhlasan yang "diwajibkan" sewaktu-waktu saat keadaan memaksa.
Bagian yang diterima oleh fakir-miskin bukan suatu belas kasihan, melainkan hak yang telah ditentukan melalui mekanisme yang digerakkan oleh negara. ''Demi Allah, andaikata mereka tak mau menyerahkan kepadaku seutas tali unta yang dahulu diserahkan kepada Rasulullah, niscaya mereka kuperangi karena-Nya,'' demikian ditegaskan oleh Abu Bakar Siddik selaku kepala negara Islam di abad pertama Hijriyah.
Ulama besar kelahiran Andalusia (Spanyol), Ibnu Hazm al-Andalusy berpendapat bahwa kemiskinan hanya dapat diatasi dengan kesediaan orang-orang kaya memberikan hak orang miskin yang diamanatkan Allah kepadanya. Ibnu Hazm mengutip sebuah hadis bahwa ada hak-hak fakir miskin selain zakat yang harus dikeluarkan oleh orang-orang kaya. Apabila zakat tidak mencukupi sebagai jaminan sosial bagi masyarakat yang tidak mampu, maka ulil amri (pemerintah) diberi hak untuk memungut pajak sosial lainnya dari orang-orang kaya.
Jika ajaran Islam dilaksanakan secara kafah dan konsekuen oleh umatnya, baik selaku anggota masyarakat maupun ulil amri yang memegang amanah kekuasaan, maka tak akan ditemukan seorang fakir pun yang menahan lapar di antara warga masyarakat lainnya yang hidup berkecukupan. Tak akan ada orang miskin yang telantar. Penduduk yang tak punya tempat tinggal karena sangat miskinnya atau kehilangan kesempatan membina keluarga, atau terlunta di hari tuanya. (republika.co.id)
Hari ini, Jumat, bertepatan 1 Rajab 1437 H.
Saat memasuki bulan Rajab, Nabi SAW mengajarkan kita untuk melantunkan do’a:
(Allaahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighna Ramadhana)
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan.”
Dalam lafadz do’a di atas terdapat kata “berkahilah”. Apakah makna dari “berkah” itu? Berkah memiliki makna ziyadatul hasan atau ziyadatul khair, yaitu bertambahnya kebaikan. Sesuatu itu bisa disebut berkah manakala ada sebuah peningkatan atau bertambahnya kebaikan yang dikarenakan sesuatu itu. Misalnya seseorang memiliki keberkahan rizki, itu berarti rizki tersebut memberikan tambahan kebaikan bagi dirinya dan orang lain. Entah dengan rizki itu dia dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik, atau menunaikan hak orang-orang fakir dan miskin, dan seterusnya. Yang jelas ada nilai kebaikan dari sesuatu itu, yang tentunya kebaikan tidak hanya di dunia namun juga di akhirat.
Kaitannya dengan bulan Rajab dan Sya’ban ini, kita memohon kepada Allah keberkahan agar ada suatu pertambahan kebaikan dalam diri kita. Sehingga nantinya juga siap dalam memasuki sebuah masa tarbiyah selama sebulan yang telah diprogramkan Allah secara rutin, yakni sebulan Ramadhan.
Sungguh apa yang terkandung didalam doa diatas adalah kuat secara makna. Bagaimana tidak? doa tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah gambaran sekaligus anjuran bagaimana kita menyambut dan merindukan Ramadhan, bahkan lebih jauh lagi menyiapkan diri dan banyak hal untuk menyambut kedatangan bulan mulia tersebut.
Semangat dan kerinduan menyambut Ramadhan, adalah gambaran para sahabat secara umum dalam kesehariannya. Ibnu Rajab meriwayatkan bagaimana kondisi para sahabat Rasulullah SAW terkait Ramadhan:
”Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan. Kemudian mereka pun berdo’a selama 6 bulan agar amalan yang telah mereka kerjakan diterima oleh-Nya.” (Kitab Lathaaiful Ma’arif ).
Maka hal inilah yang harus senantiasa kita utamakan dan ambil inspirasinya. Tidak hanya terjebak dalam lafal doa semata tanpa kesiapan riil dalam amal dan perbuatan.
Syeikh Abdul Karim bin Abdulah al-Khudair pernah ditanya tentang seorang yang berdoa dengan "Allahuma bariklana fi rojaba wa sya’bana wa ballighna romadhon".
Maka beliau menjawab dengan tenang: Semoga Allah memberikan pahala kepadanya. Memang hadits (doa) ini tidak kuat sanadnya, namun jika seorang muslim berdoa kepada Allah SWT agar menyampaikannya bulan Ramadhan, dan memberikan taufiq dalam mengamalkan puasa dan tarawih di dalamnya, dan mendapatkan lailatul qadar, atau berdoa dengan doa mutlak yang lainnya. Maka hal ini insya Allah boleh dan tidak mengapa".
Ibnu Rojab masih dalam kitab yang sama, ketika menjelaskan hadits di atas memberikan pelajaran agung kepada kita: "Dalam hadits ini terdapat dalil tentang anjuran berdoa minta panjang usia agar mendapati waktu-waktu yang mulia, agar dapat menjalankan amal sholih di dalamnya. Sesungguhnya seorang muslim tidaklah bertambah usianya kecuali untuk kebaikan, dan sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan banyak amalnya."
Mari kita sambut bulan Rajab dengan berdoa memohon keberkahan pada Allah, semoga kita dijumpakan dengan bulan mulia yang dirindukan.... Ramadhan. (potralpiyungan)
Tips Mempertajam Otak.
Memiliki otak yang jenius merupakan impian semua orang. Meskipun
faktanya, hanya beberapa yang memiliki otak yang jenius seperti ilmuwan
fisika Albert Einstein dan beberapa ilmuwan lainnya. Salah satu ciri
dari memiliki otak yang jenius yaitu bisa memecahkan masalah yang rumit
serta mengingat sesuatu dengan cepat baik itu ingatan masa sekarang
maupun ingatan masa lalu. Lalu, adakah tips untuk mempertajam daya ingat
otak kita....????
☆ Sunnahnya, setelah bangun tidur membaca doa. Realitanya, mengaktifkan hp & membaca pesan-pesan di dalamnya.
☆ Sunnahnya, engkau mengucapkan "bismillah" sebelum makan. Realitanya, terus melirik hp hingga doa terlupakan.
☆ Sunnahnya, setelah shalat lima waktu zikir dulu. Realitanya, tangan langsung mengambil hp dari saku.
☆ Sunnahnya, melakukan zikir pagi sebelum terbit mentari. Realitanya, sibuk ber-whatsapp ria dengan jari jemari sampai matahari tampak tinggi.
☆ Sunnahnya, berzikir sore di waktu menjelang petang. Realitanya, berselancar di dunia maya hingga malam tampak bintang.
☆ Sunnahnya, saat kajian mencatat faedah ilmiah. Realitanya, sibuk uplod foto hingga taklim selesai sudah.
☆ Sunnahnya, jika ada masalah jadikanlah Allah sebagai tempat tuk curhatan. Realitanya, semua unek-unek dari Alif sampai Ya' ditumpahkan di postingan.
☆ Sunnahnya, suami istri duduk manis berdampingan bertukar obrolan. Realitanya, masing-masing pegang hp adapun pasangan tak dihiraukan.
☆ Sunnahnya, yang semestinya diperbanyak setiap hari adalah baca al-Qur’an. Realitanya, sibuk baca pesan, postingan dan internetan.
☆ Sunnahnya, hati khusyuk dan terfokus ketika membaca kalam ilahi. Realitanya, mengaji sambil menyanding hp hingga pikiran jadi terbagi.
☆ Sunnahnya, sebelum tidur baca doa sesuai tuntunan. Realitanya, asik fesbukan sambil rebahan hingga akhirnya ketiduran. Allahul-musta'aaan.
Semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk menghidupkan sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.
Abu Musa al-Atsari
__
Sumber: fb
Tenang,catatan ini jelas tdk mengkaji hubungan kenaikan BBM dgn Naik pelaminan meski di beberapa kepala orangtua sudah mengkalkulasi harga rica,mama pengantin,dan tenda terowongan yg tentu naik pesat.hihihi...yang tabah yah,Mblo.Kata salah satu ortu: eh sambulu gana itu pake dana kalo tidak cuma jadi sambulu le nagana.
Judul di atas hanya hubungan yang tidak ada hubungannya.Sebab alasan angka 2 didepan tiga angka nol pd kenaikan BBM sama sekali tdk dipengaruhi oleh perhelatan anggota ke-2 Alshifwah yg menikah minggu kemarin.Toh Mas Jok tidak di undang ke acara tersebut.
Catatan ini berkisah tentang lima orang member Alshifwah yg tertatih-tatih menyiapkan hati melewati kebun kopi ke parigi demi ugi dan berakhir pada konsistennya status masih sendiri.ihiy
Alkisah,tersebutlah lima orang akhwat manis (dilarang protes!) Yg melakukan rapat terbatas dgn dandanan necis,di masjid Alfirdaus membahas agenda seputar selebritis parigis,maksa abis...
Adapun hasil rapat dgn balutan pesona molen dan tahu isi itu berakhir dgn formasi 2 1 2.dua motor,satu mobil,dua kloter.dua motor itu (saya,Ita,Hajar,Anti) berangkat sabtu siang nyerempet sore,sementara satu mobil itu (sasni) berisi kloter kedua yg berangkat minggu subuh.Terpisahnya rombongan dayang2 cantik ini dikarenakan bosnya Sasni yg tidak pengertian untuk kali kesekian tidak mengijinkan dia berkeliaran,pokoknya menyebalkan.
Oke dilanjutkan.Sebenarnya rada malas.Sebab,apalah kami Alshifwah ini.Rasanya,catatan ini hanya mengotori beranda efbi kalian dan beranda hati kalian (ini khusus yg naciri dan ehemm...ba cidaha,hahaha).Pada dasarnya kami Hanya akhwat biasa yg diluarbiasakan.Padahal aslinya,kami ini akhwat pada umumnya...yg lembut (iyomo),pemalu (utk hal tertentu saja,hihihi), tdk suka cari ribut (tp kalo ada yg mau ribut,insyaAllah torang te lari,hihi) dan sebagainya.
Nah,singkat cerita kami (tanpa sasni,sekali lagi salam metal untuk bosmu,Sas) tiba maghrib di Parigi tepatnya di kediaman keluarga saya di Bambalemo.Keterunduran jadwal dikarenakan hujan deras di awal perjalanan kami sejak dari Taipa.
Oh ya,soal keluarga di Parigi.Jadi ini menegaskan alasan hidung mancung saya yg blasteran barat ini (pante barat,maksudnya).Sebab sebenanya soal hidung ini sangat dipengaruhi dari asal ibu saya yg orang Timur Tengah.Maksudnya orang pante Timur di Sulawesi Tengah.hahaha,jangan serius skali ba baca.
Saya pikir perlu ada penelitian tentang keterkaitan antara makan ikan tompi bo katombo dengan pembentukan hidung pd janin.Ini bisa diteliti oleh teman2 biologi,itu juga kalo so te ada hal lebih masuk akal yg diteliti,hihi.
Entah karena masuk angin kehujanan di jalanan dan berpadu dgn kondisi yg blm fit benar atau pengaruh doti dr org naciri yg ingin mengagalkan aksi pamer seragam kami (hus,su'udzon lagi),saya sakit kepala (denyutnya terasa sampe pangkal hidung) disertai muntah tak lama setibanya di rumah pengantin perempuan.Padahal asupan sayur santan ganaga (tidak tau ganaga?itu bahasa kaili Ledonya NANGKA) dgn ikan goreng yg disaji di rmhnya Ugi sudah masuk sempurna di perut.Tapi apalah daya,Lila perempuan lemah ini (hahaha) akhirnya tak berdaya juga dan pulang ke Bambalemo dgn niat kerokan oleh nenek tersayang.Antara dua saja,mmg dasarnya tidak fit atau karena tidak ba tambah karena malu pas makan di rmhnya ugi,hihihi
Keesokan harinya,disertai dgn gerimis dan sakit kepala yg jauh mereda kami mencoba menelusur hutan di belakang rumah tante saya.Dan wahh,ternyata tembus Pantai (Ini bahasa modus dari "kami memang niat mandi-mandi di laut,hahaha").Terpaksalah (terpaksa?hmm,hihi) kami menyebur ditemani pelangi di sebelah kiri dan matahari terbit di sebelah kanan.MasyaAllahlah
pemandangannya.Katanyakan kalau ada pelangi berarti bidadari sdg turun mandi yah...Idih tau saja kami bidadarinya.Maju mundur cantik cantik,hihihi
Pas pulang,aduh...kami sudah disiapkan pisang goreng dan teh manis hangat.Ah...Maka nikmat Tuhan manalagi yg kamu dustakan.Lanjut mandi,nyuci,dandan dan taraaaa...Jadilah empat orang Arab ta dampar hahaha,bahasanya tante saya.Soalnya tema seragam kami kali ini gaun hitam dgn jilbab warna warni tp bermotif sama yaitu polkadot.Pokoknya,demi Rabb yg menciptakan kami,Sumpah...kami anggun.buahahaha.
Tak menunggu lama,kamipun bergegas ke tempat pesta.Sibuk atur meja, ba permak jilbabnya pengantin perempuan, foto kiri kanan,gelaran itupun berlangsung hikmat.Tak kurang dari satu sendok mie,dua sendok sup,segenggam kerupuk ludes saya makan.Oke lupakan bagian itu,yang pasti sih sebuah cincin emas dan surah Ar-Rahman menjadi persembahan mahar dari Paman Kahar untuk belahan jiwanya,Ugi.eeaa eeeaaa.
Sama seperti Kahar yg mengucapkan ijab qabul di depan ayah kandung Ugi langsung dgn tenang dan mantap,kami berlimapun (Sasni so datang) menunduk dgn tenang sambil melafaskan doa: Ya Rabb,insyaAllah temanku Alshifwah yang lain lagi tapi kase duluan saya ya Rabb,hahaha.
Pokoknya Alshifwah bahagia minggu kemarin.Permasalahan BBM naik hari ini,semoga tidak melunturkan semangat mereka yg berjalan menyongsong ke arah kami lantas menjemput satu per satu kami menjadi istri.eeaa eeaa.etapi,satu orang untuk satu e.Jan Jombe e,kecuali ente mau dibombe pake gimbe (alat musik pukul)!
Sumber: https://www.facebook.com/profile.php?id=100004430615357&fref=ts
Inilah Empat Peristiwa Penting yang Terjadi di Bulan Rajab
Posted by PKS KABONENA on Selasa, 03 Mei 2016
| Ilustrasi Ibadah Umrah |
Rajab adalah salah satu bulan dalam kalender Hijriyah dan ia termasuk salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah sebagaimana tersebut dalam Alquran surah at-Taubah ayat ke- 36.
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan yang dimuliakan.
Inilah agama yang lurus. Oleh sebab itu
janganlah kamu menganiaya dirimu sendiri di dalam bulan yang empat itu. "
Dalam ayat ini Allah menerangkan ada empat bulan yang dimuliakan yaitu
Dzulqa’dah, Dzulhijah, Muharram, dan Rajab.
Sejarah mencatat, sejumlah peristiwa
penting terjadi pada bulan ini. Redaksi merangkum empat peristiwa
bersejarah yang berlangsung pada Rajab, yaitu sebagai berikut:
Isra' Mi'raj Perjalanan Malam yang Disucikan
Isra’ Mi’raj. Dalam salah satu riwayat, disebutkan Isra’ Mi’raj terjadi pada malam Senin 27 Rajab, bertepatan dengan 621 M.
Peristiwa Isra’ Mi’raj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad dari Masjid al-Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Palestina kemudian dari Palestina naik ke langit ke tujuh sampai ke Arsy menghadap Allah SWT.
Sebelum terjadi peristiwa Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad dihadang oleh berbagai cobaan. Mulai dari pemboikotan keluarga berupa pemutusan transaksi jual beli, akad nikah, berbicara dan pergaulan. Akibatnya, Rasulullah dan keluarga hidup terisolir selama tiga tahun dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Kendati demikian, muncul perbedaan pendapat terkait kapan peristiwa in terjadi. Salah satu pendapat, menyatakan Isra Mi’raj terjadi pada Rajab. Pendapat ini dirujuk oleh Ibn al-Jauzi, al-Maqdisi yang bermazhab Hanbali, dan Imam an-Nawawi di satu riwayat.
Opsi ini mendapat sanggahan dari sejumlah kalangan antara lain dari Ibn Dihyah al-Kalbi, Abu Syamah al-Maqdisi, dan Ibn Hajar al-Asqalani.
Opsi pendapat lainya menyatakan, Isra Miraj terjadi di 27 atau 17 malam Rabiul Awwal. Imam as-Sakhawi dalam kitab Uyun al-Atsar menegaskan, opsi ini lah yang paling populer.
Pandangan ini merupakan pendapat beberapa sahabat antara lain, Ibn Abbas, Abdullah bin Amar bin al-Ash, Ummu Salamah, dan Aisyah.
Peristiwa Isra’ Mi’raj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad dari Masjid al-Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Palestina kemudian dari Palestina naik ke langit ke tujuh sampai ke Arsy menghadap Allah SWT.
Sebelum terjadi peristiwa Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad dihadang oleh berbagai cobaan. Mulai dari pemboikotan keluarga berupa pemutusan transaksi jual beli, akad nikah, berbicara dan pergaulan. Akibatnya, Rasulullah dan keluarga hidup terisolir selama tiga tahun dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Kendati demikian, muncul perbedaan pendapat terkait kapan peristiwa in terjadi. Salah satu pendapat, menyatakan Isra Mi’raj terjadi pada Rajab. Pendapat ini dirujuk oleh Ibn al-Jauzi, al-Maqdisi yang bermazhab Hanbali, dan Imam an-Nawawi di satu riwayat.
Opsi ini mendapat sanggahan dari sejumlah kalangan antara lain dari Ibn Dihyah al-Kalbi, Abu Syamah al-Maqdisi, dan Ibn Hajar al-Asqalani.
Opsi pendapat lainya menyatakan, Isra Miraj terjadi di 27 atau 17 malam Rabiul Awwal. Imam as-Sakhawi dalam kitab Uyun al-Atsar menegaskan, opsi ini lah yang paling populer.
Pandangan ini merupakan pendapat beberapa sahabat antara lain, Ibn Abbas, Abdullah bin Amar bin al-Ash, Ummu Salamah, dan Aisyah.
Kekalahan Romawi di Perang Tabuk
Rajab
juga merupakan bulan kemenangan militer Rasulullah dalam Perang Tabuk,
yang terjadi pada 9 Hijriyah atau 630 M, dan menandai dominasi otoritas
Islam atas seluruh Semenanjung Arab
Meskipun menempuh perjalanan yang berat dari Madinah menuju Syam, sebanyak 30 ribu pasukan Muslim tetap melaluinya. Tentara Romawi yang telah berada di Tabuk siap untuk menyerang umat Islam.
Tetapi ketika mereka mendengar jumlah dan kekuatan tentara Muslim yang dipimpin oleh Rasulullah mereka terkejut dan bergegas kembali ke Syam menyelamatkan benteng-benteng mereka.
Hal ini menyebabkan penaklukan Tabuk menjadi sangat mudah dan dilakukan tanpa perlawanan. Rasulullah menetap di tempat ini selama sebulan. Beliau mengirimkan surat kepada para pemimpin dan gubernur di bawah kendali Romawi untuk membuat perdamaian. Pemimpin daerah Romawi menyetujuinya dan membayar upeti.
Meskipun menempuh perjalanan yang berat dari Madinah menuju Syam, sebanyak 30 ribu pasukan Muslim tetap melaluinya. Tentara Romawi yang telah berada di Tabuk siap untuk menyerang umat Islam.
Tetapi ketika mereka mendengar jumlah dan kekuatan tentara Muslim yang dipimpin oleh Rasulullah mereka terkejut dan bergegas kembali ke Syam menyelamatkan benteng-benteng mereka.
Hal ini menyebabkan penaklukan Tabuk menjadi sangat mudah dan dilakukan tanpa perlawanan. Rasulullah menetap di tempat ini selama sebulan. Beliau mengirimkan surat kepada para pemimpin dan gubernur di bawah kendali Romawi untuk membuat perdamaian. Pemimpin daerah Romawi menyetujuinya dan membayar upeti.
Shalahuddin Al-Ayyubi Merebut Al-Aqsha dari Tentara Salib
Peristiwa
lainnya yaitu terjadinya pada bulan ini, adalah pembebasan Yerussalem
dari cengkaraman Tentara Salib Eropa yang telah memerintah selama hampir
satu abad.
Peristiwa ini terjadi pada Rajab 1187 M yang dipimpin oleh Shalahuddin al-Ayyubi. Penaklukan ini bukan hanya karena pentingnya Yerusalem dalam Islam, tetapi juga karena sepak terjang Tentara Salib menaklukkan negeri-negeri Muslim.
Menaklukkan Yerusalem, Shalahuddin masuk ke gerbang kota dengan damai. Tak ada pembantaian warga sipil. Sultan Ayyubiyah ini menjamin keselamatan dan kebebasan beribadah semua pemeluk agama.
Peristiwa ini terjadi pada Rajab 1187 M yang dipimpin oleh Shalahuddin al-Ayyubi. Penaklukan ini bukan hanya karena pentingnya Yerusalem dalam Islam, tetapi juga karena sepak terjang Tentara Salib menaklukkan negeri-negeri Muslim.
Menaklukkan Yerusalem, Shalahuddin masuk ke gerbang kota dengan damai. Tak ada pembantaian warga sipil. Sultan Ayyubiyah ini menjamin keselamatan dan kebebasan beribadah semua pemeluk agama.
Terkecuali, pasukan Salib yang dia minta
keluar dari kota. Hal pertama yang dilakukan Shalahuddin saat memasuki
Yerusalem adalah mencopot tiang salib dari atas Kubah Batu.
Carole Hillenbrand dalam The Crusade: Islamic Perspective, mengisahkan, sebuah salib besar dipancangkan di atas kubah batu pada masa penaklukkan Yerusalem oleh kaum Frank. Mereka menghiasi al-Aqsha dengan patung, altar dan gambar bunda Maria.
“Ketika kaum Muslim memasuki kota itu, pada hari Jumat, sekelompok orang naik ke puncak kubah untuk menurunkan Salib itu. Ketika mereka telah tiba di puncak Kubah, semua orang berteriak bersama-sama,” kenang Hillenbrand.
Tentara Salib berulang kali mencoba merebut kembali Yerusalem dari tangan Shalahuddin, tetapi selalu teratasi. Hingga kematian Shalahuddin pada 1193, Dinasti Ayyubiyah masih menguasai Yerusalem.
Carole Hillenbrand dalam The Crusade: Islamic Perspective, mengisahkan, sebuah salib besar dipancangkan di atas kubah batu pada masa penaklukkan Yerusalem oleh kaum Frank. Mereka menghiasi al-Aqsha dengan patung, altar dan gambar bunda Maria.
“Ketika kaum Muslim memasuki kota itu, pada hari Jumat, sekelompok orang naik ke puncak kubah untuk menurunkan Salib itu. Ketika mereka telah tiba di puncak Kubah, semua orang berteriak bersama-sama,” kenang Hillenbrand.
Tentara Salib berulang kali mencoba merebut kembali Yerusalem dari tangan Shalahuddin, tetapi selalu teratasi. Hingga kematian Shalahuddin pada 1193, Dinasti Ayyubiyah masih menguasai Yerusalem.
Runtuhnya Kesultanan Ottoman di Turki
Berabad-abad
kemudian, tepatnya pada 1924 M, pada Rajab kembali menuliskan sejarah
bagi umat Islam. Namun kali ini, tidak seperti peristiwa sebelumnya.
Sejarah yang terjadi Pada 28 Rajab ini merupakan runtuhnya Kesultanan Ottoman di Turki yang dihapus oleh Mustafa Kemal Ataturk.
Namun, ungkap William L & Martin Bunton dalam bukunya A History of the Modern Middle East, kehidupan masyarakat Turki berubah ketika Turki dinyatakan sebagai sebuah negara sekuler.
Islam yang telah berfungsi sebagai agama dan sistem hidup bermasyarakat dan bernegara selama lebih dari tujuh abad digantikan oleh sistem Barat.
Di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Ataturk, ia melakukan reformasi secara menyeluruh baik reformasi sosial, ekonomi, dan administrasi.
Sejarah yang terjadi Pada 28 Rajab ini merupakan runtuhnya Kesultanan Ottoman di Turki yang dihapus oleh Mustafa Kemal Ataturk.
Namun, ungkap William L & Martin Bunton dalam bukunya A History of the Modern Middle East, kehidupan masyarakat Turki berubah ketika Turki dinyatakan sebagai sebuah negara sekuler.
Islam yang telah berfungsi sebagai agama dan sistem hidup bermasyarakat dan bernegara selama lebih dari tujuh abad digantikan oleh sistem Barat.
Di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Ataturk, ia melakukan reformasi secara menyeluruh baik reformasi sosial, ekonomi, dan administrasi.
Bagaimana Seharusnya Negara Menghadapi Kaum Miskin?
Posted by PKS KABONENA on Jumat, 15 April 2016
Diriwayatkan dari Jabir RA, ''Sekali peristiwa kami bersama Rasulullah pada pagi hari di Madinah, tiba-tiba datang serombongan orang berpakaian compang-camping. Tampak saat itu kesedihan di wajah Rasulullah lantaran melihat kesengsaraan mereka.
Rasulullah kemudian masuk ke dalam rumah dan keluar kembali, lalu menyuruh Bilal mengumandangkan azan dan ikamah, kemudian beliau memimpin shalat.''
''Selesai shalat, Rasulullah berpidato, 'Hai sekalian manusia, hendaklah setiap orang menyedekahkan sebagian dari dinarnya, sebagian dari dirhamnya, sebagian dari pakaiannya, segantang dari gandumnya, dari segantang kurmanya, biarpun dengan sekeping kurma.'''
Berkata Jabir selanjutnya, ''Maka, datanglah seorang laki-laki dari golongan ansar membawa sebuah pundi yang hampir-hampir tangannya tidak kuat membawanya. Kemudian orang banyak membawa pakaian dan makanan, sehingga aku melihat dua tumpukan terdiri atas makanan dan pakaian, aku melihat uang yang banyak sekali, dan kulihat wajah Rasulullah berseri-seri bagaikan sesuatu bersepuh emas layaknya.''
Sambil menyerahkan bantuan yang terkumpul saat itu, Rasulullah bersabda, ''Barang siapa membuat suatu aturan yang baik, maka baginya pahala ditambah dengan pahala orang-orang yang menjalankan aturan itu di belakangnya, dengan tidak dikurangi sedikit pun dari pahala mereka.'' (HR Muslim).
Dari cuplikan peristiwa di atas, terdapat ajaran yang sangat penting seputar tanggung jawab kepemimpinan yang dicontohkan oleh Rasulullah, yakni menggerakkan orang-orang yang berkecukupan supaya menginfakkan hartanya dalam keadaan yang mengharuskan mereka berbuat demikian. Dalam kondisi seperti itu, kaum Muslimin tidak lagi berhitung soal zakat, tetapi yang diterapkan adalah infak atas dasar keikhlasan yang "diwajibkan" sewaktu-waktu saat keadaan memaksa.
Bagian yang diterima oleh fakir-miskin bukan suatu belas kasihan, melainkan hak yang telah ditentukan melalui mekanisme yang digerakkan oleh negara. ''Demi Allah, andaikata mereka tak mau menyerahkan kepadaku seutas tali unta yang dahulu diserahkan kepada Rasulullah, niscaya mereka kuperangi karena-Nya,'' demikian ditegaskan oleh Abu Bakar Siddik selaku kepala negara Islam di abad pertama Hijriyah.
Ulama besar kelahiran Andalusia (Spanyol), Ibnu Hazm al-Andalusy berpendapat bahwa kemiskinan hanya dapat diatasi dengan kesediaan orang-orang kaya memberikan hak orang miskin yang diamanatkan Allah kepadanya. Ibnu Hazm mengutip sebuah hadis bahwa ada hak-hak fakir miskin selain zakat yang harus dikeluarkan oleh orang-orang kaya. Apabila zakat tidak mencukupi sebagai jaminan sosial bagi masyarakat yang tidak mampu, maka ulil amri (pemerintah) diberi hak untuk memungut pajak sosial lainnya dari orang-orang kaya.
Jika ajaran Islam dilaksanakan secara kafah dan konsekuen oleh umatnya, baik selaku anggota masyarakat maupun ulil amri yang memegang amanah kekuasaan, maka tak akan ditemukan seorang fakir pun yang menahan lapar di antara warga masyarakat lainnya yang hidup berkecukupan. Tak akan ada orang miskin yang telantar. Penduduk yang tak punya tempat tinggal karena sangat miskinnya atau kehilangan kesempatan membina keluarga, atau terlunta di hari tuanya. (republika.co.id)
Doa Memasuki Bulan Rajab dan Makna Keberkahan
Posted by PKS KABONENA on Sabtu, 09 April 2016
Hari ini, Jumat, bertepatan 1 Rajab 1437 H.
Saat memasuki bulan Rajab, Nabi SAW mengajarkan kita untuk melantunkan do’a:
اللهم بارك لنا فى رجب و شعبان وبلغنا رمضان
(Allaahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya’baana wa ballighna Ramadhana)
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan sampaikanlah umur kami bertemu Ramadhan.”
Dalam lafadz do’a di atas terdapat kata “berkahilah”. Apakah makna dari “berkah” itu? Berkah memiliki makna ziyadatul hasan atau ziyadatul khair, yaitu bertambahnya kebaikan. Sesuatu itu bisa disebut berkah manakala ada sebuah peningkatan atau bertambahnya kebaikan yang dikarenakan sesuatu itu. Misalnya seseorang memiliki keberkahan rizki, itu berarti rizki tersebut memberikan tambahan kebaikan bagi dirinya dan orang lain. Entah dengan rizki itu dia dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik, atau menunaikan hak orang-orang fakir dan miskin, dan seterusnya. Yang jelas ada nilai kebaikan dari sesuatu itu, yang tentunya kebaikan tidak hanya di dunia namun juga di akhirat.
Kaitannya dengan bulan Rajab dan Sya’ban ini, kita memohon kepada Allah keberkahan agar ada suatu pertambahan kebaikan dalam diri kita. Sehingga nantinya juga siap dalam memasuki sebuah masa tarbiyah selama sebulan yang telah diprogramkan Allah secara rutin, yakni sebulan Ramadhan.
Sungguh apa yang terkandung didalam doa diatas adalah kuat secara makna. Bagaimana tidak? doa tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah gambaran sekaligus anjuran bagaimana kita menyambut dan merindukan Ramadhan, bahkan lebih jauh lagi menyiapkan diri dan banyak hal untuk menyambut kedatangan bulan mulia tersebut.
Semangat dan kerinduan menyambut Ramadhan, adalah gambaran para sahabat secara umum dalam kesehariannya. Ibnu Rajab meriwayatkan bagaimana kondisi para sahabat Rasulullah SAW terkait Ramadhan:
كَانُوا يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَبْلُغَهُمْ شَهْرَ
رَمَضَانَ ثُمَّ يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَتَقَبَّلَهُ
مِنْهُمْ
”Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan. Kemudian mereka pun berdo’a selama 6 bulan agar amalan yang telah mereka kerjakan diterima oleh-Nya.” (Kitab Lathaaiful Ma’arif ).
Maka hal inilah yang harus senantiasa kita utamakan dan ambil inspirasinya. Tidak hanya terjebak dalam lafal doa semata tanpa kesiapan riil dalam amal dan perbuatan.
Syeikh Abdul Karim bin Abdulah al-Khudair pernah ditanya tentang seorang yang berdoa dengan "Allahuma bariklana fi rojaba wa sya’bana wa ballighna romadhon".
Maka beliau menjawab dengan tenang: Semoga Allah memberikan pahala kepadanya. Memang hadits (doa) ini tidak kuat sanadnya, namun jika seorang muslim berdoa kepada Allah SWT agar menyampaikannya bulan Ramadhan, dan memberikan taufiq dalam mengamalkan puasa dan tarawih di dalamnya, dan mendapatkan lailatul qadar, atau berdoa dengan doa mutlak yang lainnya. Maka hal ini insya Allah boleh dan tidak mengapa".
Ibnu Rojab masih dalam kitab yang sama, ketika menjelaskan hadits di atas memberikan pelajaran agung kepada kita: "Dalam hadits ini terdapat dalil tentang anjuran berdoa minta panjang usia agar mendapati waktu-waktu yang mulia, agar dapat menjalankan amal sholih di dalamnya. Sesungguhnya seorang muslim tidaklah bertambah usianya kecuali untuk kebaikan, dan sebaik-baik manusia adalah yang panjang umurnya dan banyak amalnya."
Mari kita sambut bulan Rajab dengan berdoa memohon keberkahan pada Allah, semoga kita dijumpakan dengan bulan mulia yang dirindukan.... Ramadhan. (potralpiyungan)
7 Tips Mudah Mempertajam Daya Ingat Otak
Posted by PKS KABONENA on Rabu, 06 April 2016
Tips Mempertajam Otak.
Memiliki otak yang jenius merupakan impian semua orang. Meskipun
faktanya, hanya beberapa yang memiliki otak yang jenius seperti ilmuwan
fisika Albert Einstein dan beberapa ilmuwan lainnya. Salah satu ciri
dari memiliki otak yang jenius yaitu bisa memecahkan masalah yang rumit
serta mengingat sesuatu dengan cepat baik itu ingatan masa sekarang
maupun ingatan masa lalu. Lalu, adakah tips untuk mempertajam daya ingat
otak kita....????
Sahabat, tips kesehatan. Memiliki daya ingat ingat yang
tajam sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Kita mungkin akan merasa
kesal, ketika menaruh barang di suatu tempat dan saat dibutuhkan, kita
lupa menaruhnya dimana. Jadi memiliki daya ingat yang baik sangat
dibutuhkan dalam segala kondisi dan keadaan. Kali ini tips kesehatan
akan mengetengahkan sebuah artikel yang mungkin sangat berharga bagi
pembaca. Inilah Tips mempertajam daya ingat otak anda :
- Senam Otak. Disela-seka padatnya aktivitas anda, usahakan
melakukan senam otak. Senam otak dapat dilakukan dengan cara memberikan
beberapa pertanyaan yang anda harus jawab sendiri. Seperti, menyebutkan
10 barang yang ada di dapur, 10 barang yang ada di ruang kerja atau
ruang sekolah, atau pertanyaan lainnya.
- Makanan Otak. Seperti tubuh, otak juga membutuhkan nutrisi
atau makanan untuk daya ingat yang lebih baik. Jenis makanan yang baik
untuk nutrisi atau makanan otak yaitu sayuran yang berwarna hijau (Bayam
dan sayuran yang berwarna hijau lainnya) serta ikan (dalam hal ini ikan
tuna dan ikan salmon).
- Cukupi Air Putih. Semua organ tubuh kita tidak terkecuali otak memerlukan air untuk menunjang kinerjanya agar lebih optimal. Dalam hal ini, minum air putih yang cukup merupakan hal yang sangat bermanfaat untuk mempertajam daya ingat otak anda. Idealnya kita harus minum air putih 8 gelas air putih setiap harinya.
- Istirahatkan Otak. Usahakan mengistirahatkan otak anda ketika
sudah bekerja seharian. Tidur merupakan cara yang paling efektif untuk
mengistirahatkan otak dan pikiran anda. Agar saat bangun, otak lebih
fresh serta mampu bekerja optimal dalam membantu aktivias kita
sehari-hari yang sangat membutuhkan kerja otak disamping fisik kita.
Dengan istirahat atau tidur dapat mempertajam daya ingat otak kita.
- Berikan Jeda Istirahat. Bagi anda yang melakukan aktivitas yang sangat membutuhkan daya ingat otak anda. Ada baiknya, anda mengistirahatkan otak anda selama beberapa menit. Agar otak anda lebih fresh lagi dalam mengingat berbagai hal dalam pekerjaaan anda.
- Bermain Teka-Teki Silang. Mengisi kata-kata yang tersembunyi di teka-teki silang merupakan cara yang sangat ampuh untuk melatih mempertajam daya ingat otak anda.
- Memutar Memori Otak. Berusaha mengingat kenangan masa lalu yang indah merupakan salah satu tips mempertajam daya ingat otak anda. Seperti kenangan dengan teman-teman anda waktu disekolah maupun di bangku kuliah maupun kenangan indah lainnya.
ANTARA SUNNAH DAN REALITA
Posted by PKS KABONENA on Selasa, 22 Desember 2015
ANTARA SUNNAH DAN REALITA
☆ Sunnahnya, setelah bangun tidur membaca doa. Realitanya, mengaktifkan hp & membaca pesan-pesan di dalamnya.
☆ Sunnahnya, engkau mengucapkan "bismillah" sebelum makan. Realitanya, terus melirik hp hingga doa terlupakan.
☆ Sunnahnya, setelah shalat lima waktu zikir dulu. Realitanya, tangan langsung mengambil hp dari saku.
☆ Sunnahnya, melakukan zikir pagi sebelum terbit mentari. Realitanya, sibuk ber-whatsapp ria dengan jari jemari sampai matahari tampak tinggi.
☆ Sunnahnya, berzikir sore di waktu menjelang petang. Realitanya, berselancar di dunia maya hingga malam tampak bintang.
☆ Sunnahnya, saat kajian mencatat faedah ilmiah. Realitanya, sibuk uplod foto hingga taklim selesai sudah.
☆ Sunnahnya, jika ada masalah jadikanlah Allah sebagai tempat tuk curhatan. Realitanya, semua unek-unek dari Alif sampai Ya' ditumpahkan di postingan.
☆ Sunnahnya, suami istri duduk manis berdampingan bertukar obrolan. Realitanya, masing-masing pegang hp adapun pasangan tak dihiraukan.
☆ Sunnahnya, yang semestinya diperbanyak setiap hari adalah baca al-Qur’an. Realitanya, sibuk baca pesan, postingan dan internetan.
☆ Sunnahnya, hati khusyuk dan terfokus ketika membaca kalam ilahi. Realitanya, mengaji sambil menyanding hp hingga pikiran jadi terbagi.
☆ Sunnahnya, sebelum tidur baca doa sesuai tuntunan. Realitanya, asik fesbukan sambil rebahan hingga akhirnya ketiduran. Allahul-musta'aaan.
Semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk menghidupkan sunnah Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin.
Abu Musa al-Atsari
__
Sumber: fb
3 PENGHANCUR KEBAHAGIAAN HIDUP
Posted by PKS KABONENA on Selasa, 02 Desember 2014
» لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا «
“Tidak boleh hasad (ghibtah) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebenaran dan orang yang Allah beri karunia hikmah (al-Qur’an dan Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.” (Muttafaq alaih).
Saudaraku,
Ali bin Abu Thalib r.a pernah menasihati kita dengan tulus,
Ali bin Abu Thalib r.a pernah menasihati kita dengan tulus,
“Tiada rehat bagi jiwa yang hasut. Tiada persaudaraan iman bagi hati yang mudah bosan (kecewa) dan tiada kekasih bagi orang yang berakhlak tercela.” (Mawa’izh al-Shahabah, Shalih Ahmad al-Syami)
Saudaraku,
Apa kabar iman kita hari ini?
Apa kabar iman kita hari ini?
Jika kita membiarkan hati kita dialiri perasaan iri hati atas keberhasilan dan kesuksesan orang lain dalam masalah duniawi, itu artinya kita membiarkan diri kita terjatuh pada kebinasaan; dunia maupun akherat. Kita akan didera perasaan gelisah berkepanjangan, yang tak kunjung surut dan bahkan naik setiap detiknya. Kita akan terombang ambing oleh kelelahan jiwa yang kita ciptakan sendiri.
Jika kita biarkan hasad hinggap di dalam hati kita, maka kita tak akan pernah merasakan ketenangan, kedamaian dan kenyamanan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini.
Untuk itu jika kita melihat orang lain mendapatkan keluasan rezki. Dimudahkan untuk menemukan pasangan hidup sekufu yang seiring sejalan. Allah karuniakan anak-anak yang mungil dan manis. Terbentang untuknya medan bisnis yang menjanjikan. Popularitas yang terus meroket. Terbuka jalan untuknya menjadi wakil rakyat dan seterusnya.
Idealnya yang kita lakukan adalah mendo’akan keberkahan untuknya dan kita membantunya taat kepada Allah serta mensyukuri nikmat pemberian-Nya.
Orang yang menyimpan hasad dalam dirinya, sebenarnya ia telah menciptakan kegelisahan hati, mendapati langit kehidupannya selalau mendung dan berawan. Kecerian sirna. Senyuman pun menjauh dari kehidupannya.
Saudaraku,
Persaudaraan iman menjelma sebagai bentuk keta’atan kita kepada Allah s.w.t. Ia tidak dibangun di atas dasar kepentingan duniawi sesaat. Bukan pula karena profesi, jabatan, rupa menarik, kepentingan, poilitik, bisnis dan yang senada dengan itu.
Persaudaraan iman menjelma sebagai bentuk keta’atan kita kepada Allah s.w.t. Ia tidak dibangun di atas dasar kepentingan duniawi sesaat. Bukan pula karena profesi, jabatan, rupa menarik, kepentingan, poilitik, bisnis dan yang senada dengan itu.
Jika iman yang menjadi asas dalam berukhuwah, maka persaudaraan akan terus langgeng hingga ke akherat sana. Ia tiada lapuk diguyur air hujan dan tak lekang disapa sengatan panas matahari. Ia tetap terpatri di jiwa, walau harus dipisahkan oleh jarak dan waktu. Ia tak berubah seiring pergantian musim dan beranjaknya usia.
Saat seseorang hadir di kala memerlukan bantuan kita. Ia merapat di saat kita sehat, lapang, berkecukupan, memiliki jabatan strategis dan yang seirama dengan itu. Sementara ia menghilang dan menjauh dari kita di saat kita sakit, pailit, sempit, berduka, miskin dan seterusnya. Berarti ukhuwah yang terjalin hanya semu semata. Yang akan membuat kita merana di dunia fana ini.
Oleh karena itu jika kebosanan menyapa persaudaraan dan ukhuwah kita, kita perlu mengevaluasi perjalanan ukhuwah dan persaudaraan iman kita. Pasti di sana ada yang error. Mungkin niat yang tak lagi tulus dalam bersahabat. Atau barangkali iman kita yang sedang mengalami masalah.
Saudaraku,
Salah satu cara untuk meraih cinta Allah swt dan manusia adalah berbudi pekerti yang luhur. Karena tabiat dasar yang dimiliki manusia adalah senang melihat keelokan perangai dan keindahan pekerti orang-orang yang berada di dekatnya.
Salah satu cara untuk meraih cinta Allah swt dan manusia adalah berbudi pekerti yang luhur. Karena tabiat dasar yang dimiliki manusia adalah senang melihat keelokan perangai dan keindahan pekerti orang-orang yang berada di dekatnya.
Hanya dengan budi pekerti yang luhur, kita dapat menarik hati orang lain. Artinya kecintaan orang terhadap kita, tak bisa ditukar dengan sertifikat tanah, lembaran-lembaran real, dolar dan rupiah. Tidak pula dibeli dengan lempengan emas dan butiran mutiara. Tetapi ia hanya dapat kira raih dengan menampilkan budi pekerti mulia.
Untuk itu, kasar dalam berinteraksi terhadap sesama. Hilangnya rasa amanah. Sirnanya sebuah kelembutan hati. Sikap mendua dan banyak berbasa basi. Sulit memaafkan kekhilafan orang lain. Identik dengan kebohongan dan dusta. Dan yang seirama dengan itu. Yang demikian itu menjadikan manusia menjauh dari kehidupan kita.
Jika sudah demikian, maka memiliki kekasih dan sahabat sejati hanya sekadar ibarat panggang jauh dari api. Yang tak akan terwujud di alam realita kehidupan kita. Bagaikan fatamorgana.
Saudaraku,
Jika kita ingin meneruskan perjalanan hidup menuju Allah dengan tersenyum, banyak sahabat setia menemani kita, dan dicintai banyak orang. Hendaknya kita melepaskan diri kita dari hasad dan iri hati. Melandasi persaudaraan dan persahabatan di atas pondasi iman. Dan menghiasi diri dengan akhlak yang terpuji.
Jika kita ingin meneruskan perjalanan hidup menuju Allah dengan tersenyum, banyak sahabat setia menemani kita, dan dicintai banyak orang. Hendaknya kita melepaskan diri kita dari hasad dan iri hati. Melandasi persaudaraan dan persahabatan di atas pondasi iman. Dan menghiasi diri dengan akhlak yang terpuji.
Semoga kita mampu mewujudkannya. Amien. Wallahu a’lam bishawab.
Oleh; Fir’adi Abu Ja’far
Ketika BBM Naik 2000 dan 2 Personil Naik Pelaminan, Kamu...Kapan? | By Lila Sari Melati
Posted by PKS KABONENA on Rabu, 19 November 2014
![]() |
| | Foto: Walimah ursy Kaharuddin Asahoya dan Sugiaty. 16/11/14 | |
Judul di atas hanya hubungan yang tidak ada hubungannya.Sebab alasan angka 2 didepan tiga angka nol pd kenaikan BBM sama sekali tdk dipengaruhi oleh perhelatan anggota ke-2 Alshifwah yg menikah minggu kemarin.Toh Mas Jok tidak di undang ke acara tersebut.
Catatan ini berkisah tentang lima orang member Alshifwah yg tertatih-tatih menyiapkan hati melewati kebun kopi ke parigi demi ugi dan berakhir pada konsistennya status masih sendiri.ihiy
Alkisah,tersebutlah lima orang akhwat manis (dilarang protes!) Yg melakukan rapat terbatas dgn dandanan necis,di masjid Alfirdaus membahas agenda seputar selebritis parigis,maksa abis...
Adapun hasil rapat dgn balutan pesona molen dan tahu isi itu berakhir dgn formasi 2 1 2.dua motor,satu mobil,dua kloter.dua motor itu (saya,Ita,Hajar,Anti) berangkat sabtu siang nyerempet sore,sementara satu mobil itu (sasni) berisi kloter kedua yg berangkat minggu subuh.Terpisahnya rombongan dayang2 cantik ini dikarenakan bosnya Sasni yg tidak pengertian untuk kali kesekian tidak mengijinkan dia berkeliaran,pokoknya menyebalkan.
Oke dilanjutkan.Sebenarnya rada malas.Sebab,apalah kami Alshifwah ini.Rasanya,catatan ini hanya mengotori beranda efbi kalian dan beranda hati kalian (ini khusus yg naciri dan ehemm...ba cidaha,hahaha).Pada dasarnya kami Hanya akhwat biasa yg diluarbiasakan.Padahal aslinya,kami ini akhwat pada umumnya...yg lembut (iyomo),pemalu (utk hal tertentu saja,hihihi), tdk suka cari ribut (tp kalo ada yg mau ribut,insyaAllah torang te lari,hihi) dan sebagainya.
Nah,singkat cerita kami (tanpa sasni,sekali lagi salam metal untuk bosmu,Sas) tiba maghrib di Parigi tepatnya di kediaman keluarga saya di Bambalemo.Keterunduran jadwal dikarenakan hujan deras di awal perjalanan kami sejak dari Taipa.
Oh ya,soal keluarga di Parigi.Jadi ini menegaskan alasan hidung mancung saya yg blasteran barat ini (pante barat,maksudnya).Sebab sebenanya soal hidung ini sangat dipengaruhi dari asal ibu saya yg orang Timur Tengah.Maksudnya orang pante Timur di Sulawesi Tengah.hahaha,jangan serius skali ba baca.
Saya pikir perlu ada penelitian tentang keterkaitan antara makan ikan tompi bo katombo dengan pembentukan hidung pd janin.Ini bisa diteliti oleh teman2 biologi,itu juga kalo so te ada hal lebih masuk akal yg diteliti,hihi.
Entah karena masuk angin kehujanan di jalanan dan berpadu dgn kondisi yg blm fit benar atau pengaruh doti dr org naciri yg ingin mengagalkan aksi pamer seragam kami (hus,su'udzon lagi),saya sakit kepala (denyutnya terasa sampe pangkal hidung) disertai muntah tak lama setibanya di rumah pengantin perempuan.Padahal asupan sayur santan ganaga (tidak tau ganaga?itu bahasa kaili Ledonya NANGKA) dgn ikan goreng yg disaji di rmhnya Ugi sudah masuk sempurna di perut.Tapi apalah daya,Lila perempuan lemah ini (hahaha) akhirnya tak berdaya juga dan pulang ke Bambalemo dgn niat kerokan oleh nenek tersayang.Antara dua saja,mmg dasarnya tidak fit atau karena tidak ba tambah karena malu pas makan di rmhnya ugi,hihihi
Keesokan harinya,disertai dgn gerimis dan sakit kepala yg jauh mereda kami mencoba menelusur hutan di belakang rumah tante saya.Dan wahh,ternyata tembus Pantai (Ini bahasa modus dari "kami memang niat mandi-mandi di laut,hahaha").Terpaksalah (terpaksa?hmm,hihi) kami menyebur ditemani pelangi di sebelah kiri dan matahari terbit di sebelah kanan.MasyaAllahlah
pemandangannya.Katanyakan kalau ada pelangi berarti bidadari sdg turun mandi yah...Idih tau saja kami bidadarinya.Maju mundur cantik cantik,hihihi
Pas pulang,aduh...kami sudah disiapkan pisang goreng dan teh manis hangat.Ah...Maka nikmat Tuhan manalagi yg kamu dustakan.Lanjut mandi,nyuci,dandan dan taraaaa...Jadilah empat orang Arab ta dampar hahaha,bahasanya tante saya.Soalnya tema seragam kami kali ini gaun hitam dgn jilbab warna warni tp bermotif sama yaitu polkadot.Pokoknya,demi Rabb yg menciptakan kami,Sumpah...kami anggun.buahahaha.
Tak menunggu lama,kamipun bergegas ke tempat pesta.Sibuk atur meja, ba permak jilbabnya pengantin perempuan, foto kiri kanan,gelaran itupun berlangsung hikmat.Tak kurang dari satu sendok mie,dua sendok sup,segenggam kerupuk ludes saya makan.Oke lupakan bagian itu,yang pasti sih sebuah cincin emas dan surah Ar-Rahman menjadi persembahan mahar dari Paman Kahar untuk belahan jiwanya,Ugi.eeaa eeeaaa.
Sama seperti Kahar yg mengucapkan ijab qabul di depan ayah kandung Ugi langsung dgn tenang dan mantap,kami berlimapun (Sasni so datang) menunduk dgn tenang sambil melafaskan doa: Ya Rabb,insyaAllah temanku Alshifwah yang lain lagi tapi kase duluan saya ya Rabb,hahaha.
Pokoknya Alshifwah bahagia minggu kemarin.Permasalahan BBM naik hari ini,semoga tidak melunturkan semangat mereka yg berjalan menyongsong ke arah kami lantas menjemput satu per satu kami menjadi istri.eeaa eeaa.etapi,satu orang untuk satu e.Jan Jombe e,kecuali ente mau dibombe pake gimbe (alat musik pukul)!
Sumber: https://www.facebook.com/profile.php?id=100004430615357&fref=ts


